1
TUHAN itu Raja, maka bangsa-bangsa gemetar. Ia duduk di atas kerub-kerub, maka bumi goyang.
2
TUHAN itu maha besar di Sion, dan Ia tinggi mengatasi segala bangsa.
3
Biarlah mereka menyanyikan syukur bagi nama-Mu yang besar dan dahsyat; Kuduslah Ia!
4
Raja yang kuat, yang mencintai hukum, Engkaulah yang menegakkan kebenaran; hukum dan keadilan di antara keturunan Yakub, Engkaulah yang melakukannya.
5
Tinggikanlah TUHAN, Allah kita, dan sujudlah menyembah kepada tumpuan kaki-Nya! Kuduslah Ia!
6
Musa dan Harun di antara imam-imam-Nya, dan Samuel di antara orang-orang yang menyerukan nama-Nya. Mereka berseru kepada TUHAN dan Ia menjawab mereka.
7
Dalam tiang awan Ia berbicara kepada mereka; mereka telah berpegang pada peringatan-peringatan-Nya dan ketetapan yang diberikan-Nya kepada mereka.
8
TUHAN, Allah kami, Engkau telah menjawab mereka, Engkau Allah yang mengampuni bagi mereka, tetapi yang membalas perbuatan-perbuatan mereka.
9
Tinggikanlah TUHAN, Allah kita, dan sujudlah menyembah di hadapan gunung-Nya yang kudus! Sebab kuduslah TUHAN, Allah kita!
ποΈππ Ringkasan Mazmur 99 β βTuhan Raja yang Kudus dan Adilβ
Mazmur 99 menegaskan bahwa Tuhan adalah Raja yang bersemayam di atas kerub dan layak ditinggikan karena kekudusan dan keadilan-Nya.
Mazmur ini penuh dengan penyembahan hormat dan kekaguman, terutama terhadap sifat Tuhan yang kudus, adil, dan pengampun.
Disampaikan dalam bentuk seruan kepada umat untuk mengakui kekudusan Tuhan dan sujud menyembah-Nya.
π 1. Tuhan Bersemayam dan Ditinggikan (ayat 1β3)
β‘οΈ βTUHAN itu Raja! Biarlah bangsa-bangsa gemetar. Ia duduk di atas kerub; biarlah bumi goncang!β
β‘οΈ Ia maha besar di Sion, dan ditinggikan di atas segala bangsa.
β‘οΈ Nama-Nya kudus dan dahsyat!
π― Tuhan bukan hanya Raja Israel β Dia Raja atas seluruh bumi, layak ditinggikan.
π 2. Tuhan Raja yang Mengasihi Keadilan (ayat 4β5)
β‘οΈ βEngkau telah menegakkan keadilan, hukum dan keadilan telah Kaulaksanakan.β
β‘οΈ Ajak umat untuk tinggikan Tuhan dan sujud menyembah pada tumpuan kaki-Nya.
π― Kekudusan dan keadilan Tuhan berjalan seiring β dan patut dihormati.
π 3. Tuhan yang Kudus dan Pengampun (ayat 6β9)
β‘οΈ Musa, Harun, dan Samuel disebut sebagai imam dan perantara yang berseru kepada Tuhan.
β‘οΈ Tuhan menjawab mereka, dan menjadi Allah yang pengampun, namun juga menghukum kesalahan.
β‘οΈ Mazmur ditutup dengan ajakan: βTinggikanlah TUHAN Allah kita dan sujudlah di gunung-Nya, sebab kuduslah TUHAN Allah kita!β
π― Kekudusan Tuhan menuntut hormat dan penyembahan, tapi juga penuh pengampunan bagi umat-Nya.
π Pengajaran Utama
- Tuhan adalah Raja yang kudus dan berkuasa atas segala bangsa
- Ia memerintah dengan keadilan dan kebenaran, bukan kesewenang-wenangan
- Penyembahan kepada Tuhan harus disertai rasa takut yang kudus
- Tuhan dekat dengan umat-Nya dan mendengarkan seruan mereka
- Ia kudus, namun juga penuh kasih dan pengampunan
β¨ Makna Spiritualitas (Perjanjian Baru)
π 1 Petrus 1:16
βJadilah kudus, sebab Aku kudus.β
β‘οΈ Kekudusan Tuhan yang ditekankan dalam Mazmur 99 menjadi panggilan bagi setiap orang percaya.
π Ibrani 4:16
βMarilah kita dengan penuh keberanian menghampiri takhta kasih karunia.β
β‘οΈ Seperti Musa, Harun, dan Samuel, kita juga bisa datang kepada Tuhan sebagai imam-imam perjanjian baru.
π 1 Yohanes 1:9
βJika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni dosa kita…β
β‘οΈ Tuhan dalam Mazmur 99 adalah pengampun yang setia, meskipun tetap adil dalam disiplin-Nya.
π Ibrani 12:28β29
βHendaklah kita menyembah Allah dengan hormat dan takut, sebab Allah kita adalah api yang menghanguskan.β
β‘οΈ Kekudusan Tuhan bukan hanya indah, tapi juga menuntut hormat dan ketaatan.
ποΈ βTUHAN itu Raja! Biarlah bangsa-bangsa gemetar.β β Mazmur 99:1
ποΈ βTinggikanlah TUHAN Allah kita dan sujudlah menyembah kepada-Nya, sebab Ia kudus.β β Mazmur 99:5
ποΈ βEngkau adalah Allah yang mengampuni, namun menghukum perbuatan-perbuatan mereka.β β Mazmur 99:8
ποΈ βSebab kuduslah TUHAN Allah kita.β β Mazmur 99:9