🏠

Matius: Dari Petugas Pajak Jadi Penginjil

Kisah Matius dalam Alkitab adalah salah satu contoh luar biasa bagaimana Tuhan bisa mengubah arah hidup seseorang secara total. Matius, yang juga dikenal sebagai Lewi, awalnya adalah seorang pemungut cukai. Pada masa itu, pemungut cukai dianggap hina, penuh dosa, dan dibenci banyak orang karena mereka bekerja untuk pemerintah Romawi dan sering mengambil keuntungan dari rakyat (Lukas 5:27-28). Namun justru dari latar belakang yang kotor itulah Yesus memanggil Matius untuk menjadi murid-Nya.

Bayangkan situasinya: seorang pemungut cukai yang dipandang najis oleh masyarakat, tiba-tiba dipanggil langsung oleh Yesus dengan kata sederhana, “Ikutlah Aku.” (Matius 9:9). Tanpa banyak argumen, Matius berdiri, meninggalkan meja pajaknya, dan mengikuti Yesus. Keputusan itu bukan sekadar meninggalkan pekerjaannya, tetapi juga meninggalkan cara hidup lamanya.

Di sini kita melihat bahwa Tuhan tidak menilai masa lalu seseorang, tetapi melihat potensi yang bisa dipakai untuk kemuliaan-Nya. Apa yang orang lain pandang hina, Tuhan justru pakai untuk menjadi saluran berkat. Matius yang dulu duduk di meja pajak kini menulis salah satu Injil yang menjadi fondasi iman Kristen. Injil Matius sarat dengan penjelasan bahwa Yesus adalah Mesias yang dijanjikan, ditulis dengan teliti bagi orang Yahudi agar mereka mengerti nubuat yang digenapi.

Kisah ini mengingatkan kita bahwa tidak ada seorang pun yang terlalu berdosa atau terlalu jauh untuk dipakai Tuhan. Perubahan hidup Matius dimulai ketika ia berani meninggalkan kenyamanan lamanya untuk mengikuti panggilan Yesus. Sama seperti Matius, kita pun dipanggil untuk berani berkata “ya” kepada Tuhan meski harus meninggalkan hal-hal yang dulu membuat kita nyaman.

Yesus pernah berkata dalam Yohanes 15:16, “Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap.” Ayat ini menguatkan kita bahwa ketika Tuhan memanggil, Ia sudah menyiapkan jalan agar hidup kita menghasilkan buah.

Mungkin ada di antara kita yang merasa tidak layak karena masa lalu, atau merasa terlalu kotor untuk melayani. Tapi ingatlah kisah Matius: dari pajak jadi penginjil. Tuhan mampu menulis ulang cerita hidup kita jika kita mau taat pada panggilan-Nya.

Tuhan Yesus, terima kasih Engkau melihat aku bukan dari masa laluku, tetapi dari rencana-Mu yang indah. Ajarku untuk meninggalkan hal-hal yang mengikatku dan berani mengikuti panggilan-Mu. Pakai hidupku agar menjadi saksi yang membawa banyak orang mengenal-Mu. Amin.

🔊 Dengarkan Secara Audio
© 2026 KebenaranHidup.com | Christ Project | Kebijakan Privasi