🏠

Apakah Aku Masih Mau Diubah Tuhan?

“Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada-Nya dan yang sempurna.”
(Roma 12:2)

Kita semua senang mendengar bahwa Tuhan bisa mengubahkan hidup. Tapi pertanyaannya adalah: apakah aku masih mau diubah? Atau aku sudah merasa cukup nyaman dengan cara hidupku sekarang?

Terkadang perubahan tidak terasa indah di awal. Ketika Tuhan menyentuh bagian-bagian hati yang paling dalam kebiasaan tersembunyi, luka lama, sikap keras kepala reaksi alami kita bisa saja menolak. Kita ingin berkat-Nya, tapi belum tentu siap menerima koreksi-Nya. Padahal, pertumbuhan rohani selalu berjalan beriringan dengan kesediaan untuk diubah.

Yesus tidak memanggil murid-murid-Nya untuk menjadi orang baik-baik saja, tetapi untuk menjadi baru. Petrus, yang awalnya mudah emosi dan suka membela diri, menjadi rasul yang rendah hati dan siap menderita bagi Kristus. Itu bukan hasil dalam semalam. Itu hasil dari hati yang mau dibentuk terus-menerus.

Sering kali kita berdoa, “Tuhan, pakailah aku.” Tapi sesungguhnya doa yang lebih mendalam adalah, “Tuhan, ubahlah aku.” Karena Tuhan memakai hidup yang lebih menyerupai-Nya bukan yang paling hebat, tetapi yang paling siap dibentuk.

Jika hari ini Tuhan menunjukkan hal-hal dalam dirimu yang perlu dibersihkan, jangan tolak. Itu bukti bahwa Dia masih bekerja dalam hidupmu. Dan selama kita masih mau berubah, kita memberi ruang bagi karya Roh Kudus untuk menjadikan kita lebih seperti Kristus.

🔊 Dengarkan Secara Audio
© 2026 KebenaranHidup.com | Christ Project | Kebijakan Privasi