Tahun hampir berakhir. Mungkin kamu sedang menata resolusi, menulis rencana baru, atau sekadar merenung tentang perjalanan hidupmu. Tapi sebelum kita terlalu sibuk memikirkan apa yang akan kita capai, ada baiknya kita bertanya pada diri sendiri: “Apa yang perlu aku tinggalkan tahun ini?”
Alkitab berkata, “Marilah kita menanggalkan semua beban dan dosa yang begitu merintangi kita dan berlomba dengan tekun dalam perlombaan yang diwajibkan bagi kita” (Ibrani 12:1). Ayat ini mengingatkan bahwa untuk maju, kita perlu melepaskan beban-beban yang menahan kita.
Beban itu bisa berupa rasa kecewa, pengkhianatan, kegagalan, dosa tersembunyi, atau bahkan ekspektasi orang lain yang terus kita pikul. Ada hal-hal yang kita genggam erat sepanjang tahun ini karena kita pikir itu penting, padahal justru membuat hati kita letih dan langkah kita lambat.
Mungkin kamu perlu meninggalkan rasa bersalah yang belum kamu lepaskan. Atau kamu perlu berhenti membawa kepahitan terhadap seseorang yang pernah menyakitimu. Atau mungkin, kamu perlu mengucap selamat tinggal kepada rasa takut yang membuatmu ragu melangkah.
Yesus berkata, “Marilah kepada-Ku semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu” (Matius 11:28). Tuhan tidak memaksa, tapi menunggu kita bersedia menyerahkan beban kita kepada-Nya. Menjelang akhir tahun, ini saat yang tepat untuk datang kepada-Nya dan berkata, “Tuhan, aku lelah memikul ini. Aku mau tinggalkan dan serahkan semuanya pada-Mu.”
Kadang kita takut melepaskan karena kita terbiasa memegang. Tapi percayalah, apa yang Tuhan sediakan di depan jauh lebih baik daripada apa yang kamu genggam sekarang. Melepaskan bukan berarti kehilangan, tapi mempersiapkan ruang bagi hal-hal baru dari Tuhan.
Tahun ini tidak harus ditutup dengan sempurna. Tapi kita bisa menutupnya dengan hati yang lebih ringan. Jangan bawa luka lama ke musim yang baru. Jangan bawa dosa yang belum diakui ke tahun yang segar.
Tanya dirimu hari ini: Apa yang perlu aku tinggalkan? Dan biarkan Tuhan menuntunmu ke langkah yang lebih ringan dan penuh pengharapan.